SEJARAH

Awalnya berdirinya komunitas ini hanyalah merupakan kumpulan beberapa orang yang pada saat itu sama-sama berprofesi sebagai HR Manager dibeberapa perusahaan dan juga beberapa orang yang berbeda profesi namun mempunyai perhatian yang cukup besar terhadap masalah-masalah sumber daya manusia.

Namun seiring dengan bergulirnya waktu mereka merasa perlu membuat suatu wadah  yang lebih professional dan juga dapat memberikan manfaat bagi mereka maupun pada perusahaan tempat mereka bekerja.

Adapun yang menjadi latar belakang terbentuknya komunitas ini ialah  :

1. Keinginan untuk membentuk suatu komunitas yang fokus terhadap masalah-masalah HR.

2. Keinginan untuk maju dan berkembang melalui proses pembelajaran dan sharing informasi HR yang terpadu serta terkoordinir dengan baik secara transparans melalui program kerja yang terukur dan up to date.

3. Melihat perkembangan kebutuhan terhadap kemampuan HR yang dituntut mampu sebagai strategic partner, sehingga seorang HR harus terdepan dalam managing people.

4. Ingin menyatukan setiap orang HR dalam bertindak dan melangkah dalam menciptakan iklim usaha dan hubungan kerja yang harmonis antara pengusaha dan pekerja.

5. Ingin sharing pengetahuan yang didapat dalam seminar, workshop, dan training.

6. Agar dapat berkontribusi lebih maka HR Profesional harus : Ahli dan Capable dalam bidangnya , Mampu membentuk lebih dari sekedar networking yaitu suatu aliansi yang sinergis serta Berkarakter Total Quality Personnel.

Komunitas ini juga bertujuan, membentuk suatu wadah atau kumpulan orang orang yang mau peduli dan berkeinginan untuk maju serta berkontribusi untuk sesuatu yang lebih besar yaitu kemaslahatan manusia dan juga eksistensi kita sebagai umat yang beragama

Adapun yang manfaat yang diharapkan rekan-rekan kita ini dengan adanya komunitas adalah :

1. Anggota mendapatkan kemudahan untuk mengkases informasi2 HR yang up to date.

2. Membantu anggota dalam menghadapi kasus2 HR yang terjadi di perusahaan melalui diskusi dan learning forum yang dilaksanakan secara regular.

3. Saling tukar informasi tentang aktivitas yang dilakukan dalam pelaksanaan tugas HR ditempat kerja masing-masing.

4. Mampu mengakomodir kebutuhan peningkatan kemampuan SDM dan memberikan informasi serta pembelajaran mengenai hal hal yang dibutuhkan serta kemajuan SDM termasuk tools yang mendukung kinerja SDM.

Atas dasar persamaan latar belakang, visi dan misi maka pada tanggal 04 Desember 2007 di Hotel Madani Medan  dideklarasikanlah apa yang dikenal dengan nama “DEKLARASI MADANI” yang menandakan awal berdirinya HR COMMUNITY yang merupakan Forum Komunikasi Praktisi dan Pemerhati Human Resources (HR)/ Sumber Daya Manusia dan juga General Affairs.

Deklarasi ini ditandatangani oleh : Buchari, Indra, Bahrum Jamil, Andi Dalimunthe, Dr. Zulkifli A., Anggiat S, M.Syafii, Indra Srg, Budi S, Rusdiono, Panahatan Hsb, Jefri B, Suparman, dan Nafril. 

Dan untuk pertama sekali dibentuklah Kepengurusan dengan Koordinator Sdr Panahatan dan Sdr. Andi, Sekretaris Sdr Indra dan Sdr. Nafril serta Bendahara Sdr. Budi

Namun dalam rangka meningkatkan profesionalitas dan juga visi misi, maka seluruh pendiri, Pembina dan Pengurus bersepakat untuk mendaftarkan HR Community ke Departemen Hukum dan HAM sebagai Lembaga resmi yang diakui pemerintah. Sesuai dengan ketentuan yang berlaku pendafataran nama Lembaga tidak diperkenankan untuk menggunakan Bahasa Asing, maka dengan mempertimbangkan banyak hal, Pendiri, Pembina dan Pengurus bersepakat merubah nama HR Community berubah namanya menjadi Lembaga Komunitas Sumber Daya Manusia Indonesia. Perubahan tersebut dituangkan dalam perubahan Akte Pendirian Dan untuk tetap mempertahankan brand nama HR Community, maka pada logo HR Community tetap dipertahankan nama HR Community sedangkan tagline diganti dari Forum Komunikasi Praktisi dan Pemerhati SDM menjadi Lembaga Komunitas